Samsung Berencana Hadirkan Smartphone Dengan Layar Lipat Tahun Ini

genericedonlineusa – Samsung sudah mengantongi hak paten smartphone dengan layar lipat sejak tahun 2016 lalu. Namun hingga awal tahun ini kabar terkait kehadiran smartphone ini belum banyak diketahui. Dua raksasa smartphone, Samsung dan LG tampaknya menjadi perusahaan terdepan dalam persaingan penggunaan smartphone dengan layar lipat. Seperti yang sudah kita ketahui kedua perusahaan tersebut saat ini sama-sama mengembangkan teknologi layar lipat OLED yang diyakini akan menjadi trend baru di masa depan. Samsung sendiri sudah beberapa kali mematenkan konsep smartphone lipat mereka, tercatat pada tahun 2016 mereka mematenkan desain smartphone yang bisa dilipat kearah depan sehingga ukurannya menjadi lebih pendek, konsep ini mirip dengan ponsel lipat jaman dulu hanya saja seluruh bagian depannya terdiri dari layar OLED dan tidak ada keyboard fisik.

Selain itu pada bulan Juli 2017 Samsung kembali mengantongi hak paten untuk konsep smartphone lipat dengan model yang hampir sama dengan paten di tahun 2016, hanya saja kali ini mereka menggunakan engsel besar dibagian lipatan layar sehingga menyisakan ruang kosong yang tidak tertutup secara sempurna. Rumor terkait kehadiran smartphone dengan layar lipat ini kembali menghangat setelah Samsung merilis laporan pendapatan tahun 2017 lalu, dalam laporan tersebut diketahui jika mereka akan mengoptimalkan pengembangan layar edge dengan menghadirkan layar OLED yang bisa dilipat. Menurut beberapa sumber perangkat prototipe layar lipat produksi Samsung tersebut bahkan sudah di presentasikan dalam pertemuan tertutup pada CES tahun ini, dan diperkirakan akan mulai diproduksi secara masal mulai bulan November.

Sementara itu, dalam ranah TV LED Samsung sedikit berada dibelakang LG. Tahun ini mereka sudah terlebih dahulu memperkenalkan totobet sgp TV OLED dengan ukuran layar 65 inci yang bisa dilipat. Salah satu tantangan dalam mengadirkan smartphone dengan layar lipat ini yaitu terdapat pada bagian engsel, pada area ini diperlukan bahan khusus yang bersifat fleksibel dan melindungi layar. Selain itu diperlukan juga material khusus yang bisa digunakan untuk menjaga bagian lipatan agar bisa tetap memiliki fungsi layar sentuh. Jika kedua masalah tersebut bisa teratasi smartphone dengan layar lipat akan jauh lebih tahan banting dan lebih ringan dari smartphone dengan layar konvensional. Karena material yang digunakan untuk menyusun layar bukan terbuat dari kaca.

Meskipun memiliki keunggulan dalam hal desain yang lebih menarik serta ketahanan layar yang jauh lebih baik, smartphone dengan layar lipat ini tampaknya masih belum siap untuk diperkenalkan secara publik, setidaknya sampai akhir tahun ini. Mengingat beberapa waktu lalu Samsung menyatakan akan fokus mengoptimalkan tampilan desain edge dan bezel-less seperti pada seri Galaxy S9 terlebih dahulu sebelum beralih ke desain smartphone layar lipat. Jadi mari kita tunggu saja perkembangan lebih lanjut dari inovasi ini.